Kompetisi sepak bola terbaik datang dari benua Amerika Selatan. Copa America adalah turnamen yang mirip dengan Euro, hanya saja diikuti oleh tim-tim asal Amerika Selatan seperti Argentina, Brazil, Uruguay, dan yang lainnya. Kompetisi ini diikuti oleh pemain-pemain terbaik seperti Lionel Messi, Neymar, dan Luis Suarez. Argentina menjadi negara yang paling banyak memenangkan kompetisi ini dengan jumlah 15 gelar.Sirkuit yang terakhir adalah sirkuit Sachsenring yang menjadi sirkuit terpendek dari gelaran MotoGP musim ini. Sirkuit ini terletak di kota Hohenstein-Ernstthal, Jerman. Panjang lintasan sirkuit yang paling sering dimenangkan oleh Marc Marquez ini hanya sepanjang 3,671 km saja. Sirkuit ini memang cocok dengan karakterisik motor Honda yang membutuhkan kecepatan pada tikungan.Liga Champions adalah liga yang paling bergengsi yang diikuti oleh tim-tim papan atas asal Eropa. Inggris, Spanyol, Italia, dan Jerman adalah liga yang mendapat slot terbanyak dengan bisa mengirimkan 4 wakil terbaiknya berdasarkan hasil akhir klasemen. Tim terbanyak yang berhasil memenangi trofi si kuping besar ini adalah Real Madrid dengan 14 gelar.

Association of Tennis Professional (ATP) merupakan induk organisasi paling tinggi pemain professional tennis yang ada di dunia. Ada kelas-kelas dari penyelenggaraan tournamen ini, yang pertama adalah ATP World Tour 500. Ada 13 tournamen yang setiap tahunnya diadakan untuk kelas ini dan hadiah yang diperebutkan adalah mulai dari $1.600.000 sampai dengan $4.200.000.Turnamen ini menjadi yang paling bergengsi sebab hanya diadakan 4 tahun sekali. Selain itu, seorang pemain dinilai belum lengkap dalam karirnya jika belum pernah mengangkat trofi emas ini. Piala dunia adalah kompetisi yang diikuti oleh 32 negara terbaik yang dipilih berdasarkan hasil kualifikasi dari setiap regional. Brazil adalah tim terbanyak yang memenangkan turnamen ini dengan jumlah lima gelar.Semenjak tahun balap pertama kali dimulai, banyak sekali sirkuit yang keluar masuk dalam kalender balap F1. Ada berbagai faktor yang membuat setiap musim terdapat penambahan dan pengurangan event Grand Prix seperti kesepakatan antara pihak F1 dan manajemen sirkuit, tidak layak menggelar balapan, dan bahkan karena pandemi. Berikut adalah daftar sirkut F1 terbaik sepanjang sejarah.

Monza adalah sirkuit yang memiliki tikungan paling sedikit dari musim balap F1 2022. Tikungan dari sirkuit yang menjadi kebanggan Tifosi Ferrari ini hanya berjumlah 11. Sempat tidak menggelar balapan pada tahun 1980, Monza menjadi satu dari sedikit sirkuit yang tetap menggelar balap F1Nah, di Amerika sendiri ada sebuah liga professional permainan basket yang disebut dengan NBA. NBA diikuti oleh 2 wilayah yang masing-masing wilayah memiliki 15 tim. Nantinya, tim dari peringkat 1-8 akan bertarung dalam babak playoffs di masing-masing wilayah.Voli adalah olahraga yang paling diminati di seluruh dunia. Permainan ini awalnya ditemukan di Amerika Serikat pada tahun 1895 oleh William G. Morgan, seorang pendidik jasmani di Young Men Chistian Association. Saking populernya, kini turnamen pertandingan bola voli banyak diselenggarakan dan memiliki beberapa turnamen bergengsi.

Kode Promo & Bonus Poker Online WSOP.com

Pada musim balapan 2022, terdapat 21 negara yang menggelar balapan MotoGP, termasuk Indonesia untuk pertama kali sejak tahun 1995. Setiap negara berlomba-lomba untuk menyajikan balapan yang seru dengan membangun sirkuit yang dapat digunakan untuk balapan. Jadi negara manakah yang berhasil merancang sirkuit yang bisa membawa ketegangan pada setiap balapannya?Monte Carlo adalah sirkut jalan raya pertama di F1. Sirkuit ini datang dari Antony Noghes sebagai Presiden Motor Club Monaco. Sirkut ini adalah sirkuit yang paling sulit, sebab lebar sirkuit ini sangat sempit sehingga menyulitkan pebalap untuk melakukan overtake. Maka dari itu, setiap pebalap akan berlomba-lomba untuk mendapatkan posisi start terdepan untuk bisa mengamankan kemenangan dengan mudah. Monte Carlo adalah sirkuit yang paling lama berada di F1, hanya pada tahun 2020 lah Monte Carlo absen dari kejuaraan F1 karena pandemi Covid-19.