Ada berbagai turnamen kompetisi sepak bola yang dinilai sebagai ajang paling bergengsi dari semua kompetisi yang ada. Seperti piala dunia, liga champions, dan masih banyak lagi.Dalam pertandingan F1 satu musim penuh, biasanya akan digelar di berbagai negara yang berbeda. Ini membuat balapan menjadi lebih seru dan tidak mudah untuk diprediksi. Setiap negara memiliki desain sirkuit yang berbeda-beda pula membuat setiap tim harus beradaptasi dengan kondisi cuaca, tikungan, dan permukaan tanah untuk bisa memanfaatkan kesempatan menyalip.

Sirkuit Terbaik Sepanjang Sejarah Dalam Pertandingan F1Pahami Peraturan Bulu Tangkis Sebelum Bermain dan BertandingSirkuit terakhir datang dari benua Asia. Jepang memang memiliki beberapa sirkuit yang menawan seperti Mottegi dan tentunya Suzuka. Trek Suzuka memiliki panjang lintasan 5.807 km dengan jumlah tikungan mencapai 18. Meski terkenal dengan kincir angin yang dekat dengan posisi sirkuit, Suzuka dinilai sebagai sirkuit yang paling berbahaya. Ada banyak pebalap yang merenggang nyawa pada sirkut ini seperti pebalap MotoGP Keisuke Sato dan yang teranyar adalah Jules Bianchi pada tahun 2014.

Monte Carlo adalah sirkut jalan raya pertama di F1. Sirkuit ini datang dari Antony Noghes sebagai Presiden Motor Club Monaco. Sirkut ini adalah sirkuit yang paling sulit, sebab lebar sirkuit ini sangat sempit sehingga menyulitkan pebalap untuk melakukan overtake. Maka dari itu, setiap pebalap akan berlomba-lomba untuk mendapatkan posisi start terdepan untuk bisa mengamankan kemenangan dengan mudah. Monte Carlo adalah sirkuit yang paling lama berada di F1, hanya pada tahun 2020 lah Monte Carlo absen dari kejuaraan F1 karena pandemi Covid-19.Sementara untuk tim voli putri, medali emas diraih oleh negara Kuba (3 medali emas dan 1 medali perunggu), Cina (3 medali emas, 1 medali perak dan 2 medali perunggu), Jepang (2 medali emas dan 2 medali perunggu), Uni Soviet (4 medali emas dan 2 medali perak) dan Brazil (2 medali emas dan 2 medali perunggu).Meski menjadi salah satu olahraga yang diselenggerakan 4 tahun sekali, Olimpiade tetap menjadi primadona turnamen bola basket. Olahraga bola basket pertama kali diperkenalkan dalam Olimpiade Berlin di tahun 1936 dan diikuti oleh 20 negara peserta dari seluruh dunia. Pemenang pertama dalam Olimpiade ini adalah Meksiko.

Kasino online Venesia

Sampai saat ini, bola basket masih menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade dan pemenang terakhir dalam Olimpiade Tokyo 2020 adalah Amerika Serikat.Dan di pertandingan ini hanya diikuti oleh pemain dengan ATP ranking mulai dari 8 baik single maupun double.